Bali Menghadapi Masalah Kekurangan Guru, Layanan Pendidikan Bisa Terganggu

4 hours ago 23

Bali Menghadapi Masalah Kekurangan Guru, Layanan Pendidikan Bisa Terganggu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi guru. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - Komisi IV DPRD Bali menyoroti masalah kekurangan guru yang mencapai 990 orang.

Dewan juga mengulas pentingnya akurasi data kebutuhan dalam penyusunan anggaran pendidikan untuk Rancangan APBD 2027 maupun APBD Perubahan 2026.

Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta mengatakan terkait kekurangan guru tersebut, pihaknya juga mempertanyakan data sesungguhnya kekurangan guru di Provinsi Bali.

"Yang disampaikan adalah terkait usulan 990 orang, sehingga kesimpulan sementara kami memang kekurangan guru sebanyak itu," kata Nyoman Suwirta usai rapat bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bali di Denpasar, Selasa (8/9/2026).

Dia menyebut penanganan masalah pendidikan mulai persoalan sumber daya manusia, kebutuhan dan kualitas guru serta kepala sekolah turut mempengaruhi kredibilitas satuan pendidikan.

Hal itu menurutnya tercermin dari masih banyaknya sekolah yang kurang diminati orang tua atau calon peserta didik, akhirnya terbentuklah narasi-narasi sekolah favorit.

Selain persoalan tenaga pendidik, DPRD Bali juga membahas pemenuhan sarana prasarana hingga penanganan angka putus sekolah, dimana semuanya berkaitan dengan penganggaran.

Di tengah pembahasan RAPBD Bali 2027, anggaran pendidikan sendiri diusulkan sebesar Rp 1,3 triliun yang sebagian besar tersedot untuk belanja pegawai.

Komisi IV DPRD Bali menyoroti masalah kekurangan guru yang mencapai 990 orang. Jika tidak segera dipenuhi, layanan pendidikan bisa terganggu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |