BBM Nonsubsidi Mahal, Warga Mulai Pertimbangkan Berpaling ke Pertalite Demi Irit Pengeluaran

5 hours ago 16

BBM Nonsubsidi Mahal, Warga Mulai Pertimbangkan Berpaling ke Pertalite Demi Irit Pengeluaran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Antrean memanjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kawasan Radio Dalam pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax, Jakarta, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah warga di kawasan Jakarta Selatan mulai berencana beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

Langkah ini diambil sebagai strategi bertahan hidup guna menekan pengeluaran harian setelah harga Pertamax melonjak tajam.

"Saya kaget karena enggak ada informasi sebelumnya. Tahu-tahunya tadi pagi dari media sosial kalau harga Pertamax naik. Kenaikannya juga lumayan tinggi, hampir Rp 4.000," kata warga Kebayoran Baru, Risky, 25, di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu.

Risky mengaku terkejut setelah mengetahui harga Pertamax naik secara signifikan mulai Rabu. Ia mengetahui informasi tersebut melalui media sosial pada pagi hari.

Diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga sejumlah BBM non-subsidi mulai 10 Juni 2026.

Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Meski masih menggunakan Pertamax untuk saat ini, Risky mengaku tidak menutup kemungkinan ia beralih ke Pertalite apabila harga BBM non-subsidi tersebut bertahan pada level yang lebih tinggi dalam waktu lama.

"Saat ini masih pakai Pertamax dahulu karena dari awal motor memang isi Pertamax. Namun kalau kondisinya seperti ini terus, mau enggak mau bisa beralih ke Pertalite," ujarnya.

Sejumlah warga di kawasan Jakarta Selatan mulai berencana beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |