Beras Bulog Banjiri Lapas hingga Program MBG, Ada Apa Sebenarnya?

2 months ago 36

Rabu, 29 Oktober 2025 – 07:55 WIB

Beras Bulog Banjiri Lapas hingga Program MBG, Ada Apa Sebenarnya? - JPNN.com Bali

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di sela mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI yang meninjau stok beras di Gudang Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (28/10) kemarin. Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

bali.jpnn.com, GIANYAR - Perum Bulog memperluas penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk program makan bergizi gratis (MBG).

Keputusan ini diambil Perum Bulog untuk mempercepat sirkulasi stok di gudang.

Menurut Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, penyaluran juga dilakukan untuk memasok seluruh kebutuhan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Tanah Air bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Sesuai petunjuk teknis Badan Pangan Nasional (Bapanas), beras dari BUMN pangan itu juga disalurkan kepada pengecer pasar rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, hingga pemerintah daerah dan pusat melalui gerakan pangan murah.

Sejumlah BUMN juga melaksanakan penyaluran mulai PT Pos, Pegadaian, PTPN, hingga instansi pemerintah melalui koperasi.

“Instansi pemerintah baik pusat dan daerah termasuk TNI Polri boleh jual beras SPHP,” ujar Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Gudang Batubulan, Gianyar, kemarin.

Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, Perum Bulog akan memaksimalkan penyaluran hingga kisaran 1 juta hingga 1,5 juta ton beras.

Keputusan itu diambil sebelum memasuki musim panen raya mulai Maret-Mei 2026.

Perum Bulog memperluas penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk program makan bergizi gratis (MBG).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |