kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - Proyek pembangunan gedung DPR/MPR, Mahkamah Agung, dan Mahkamah Konstitusi di Ibu Kota Nusantara (IKN) diyakini akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kaltim.
Keyakinan itu disampaikan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim Budi Widihartanto.
Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Kaltim pada tahun ini diperkirakan tumbuh lima persen, salah satunya dari infrastruktur dasar menuju penguatan peran strategis sebagai ibu kota politik dan pusat inovasi digital nasional di IKN.
"Selain pembangunan sejumlah proyek di IKN, aktivitas lain yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kaltim pada 2026 antara lain industri pengolahan dan masuknya investasi baru di berbagai sektor strategis," kata Budi Widihartanto di Samarinda, Sabtu (24/1).
Di IKN, pembangunan tahap II sudah dimulai seiring adanya dukungan finansial.
Tercatat investasi swasta murni senilai Rp 66,5 triliun.
Kemudian skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) sebesar Rp 158,73 triliun.
Menurut Budi, meski tekanan global seperti kebijakan Amerika terkait politik masih membayangi perkembangan ekonomi, namun fondasi ekonomi Kaltim dinilainya masih kuat dalam menjaga momentum pertumbuhan.


















































