jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Musibah menimpa seorang lansia asal Godean, Sleman, berinisial LS (64). Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Gaya Baru Malam di perlintasan rel wilayah Tegal Ijo, Kelurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Bantul, pada Selasa siang (27/1).
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya mendatangi rumah salah satu rekannya, Watini, untuk menghadiri acara arisan.
Namun, sebelum acara dimulai, korban berpamitan untuk mampir ke rumah teman lainnya dengan berjalan kaki menyeberangi rel kereta api.
Tak berselang lama, terdengar suara kereta api melintas disusul teriakan warga yang melihat seseorang terjatuh di area rel.
Saksi Watini yang mengecek ke lokasi mengenali korban melalui pakaian yang dikenakannya.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian langsung menerjunkan Tim Inafis bersama Puskesmas Kasihan II dan PMI Bantul ke lokasi kejadian setelah menerima laporan pada pukul 11.25 WIB.
"Dari pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat dengan kondisi pupil mibriasis total dan reflek cahaya negatif. Terdapat beberapa luka robek dan lecet pada ekstremitas, tetapi tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," jelas Iptu Rita.
Berdasarkan koordinasi dengan Polsuska PT KAI, kereta yang terlibat adalah KA Gaya Baru Malam relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen.


















































