bali.jpnn.com, KUTA UTARA - Bitcoin Pizza Day yang berlangsung di Geo Open Space, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Minggu (24/5/) sore diserbu komunitas kripto Bali.
Ajang ini menjadi panggung para pelaku industri digital membedah arah gerak pasar kripto yang tengah dibayangi tekanan global.
Chief Executive Officer (CEO) Tokocrypto Calvin Kizana menilai pasar aset berisiko saat ini memang tengah menghadapi sentimen risk-off yang kuat.
"Investor saat ini cenderung lebih konservatif karena tingginya volatilitas, tensi geopolitik dunia, serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral AS,” ujar CEO Tokocrypto Calvin Kizana di Badung, Minggu (24/5).
Namun, Calvin Kizana membagikan angin segar bagi para crypto enthusiast.
Menurutnya, kelesuan pasar belakangan ini bukanlah tanda akhir dari era aset digital.
Sebaliknya, industri justru sedang menyaring investor untuk masuk ke fase pematangan yang lebih stabil.
Menariknya, para pelaku pasar di Indonesia tidak benar-benar meninggalkan ekosistem kripto.



















































