jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tak segan mencabut izin produsen minyak goreng rakyat atau Minyakita jika menaikkan harga secara tidak wajar, yang melanggar ketentuan pemerintah.
Amran menyatakan bakal menindak produsen yang memainkan harga minyak goreng di pasar melebihi harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 15.700 per liter.
"(Jika menaikkan harga, red) itu cari masalah. Suruh aja menaikkan, aku turun tangan nanti. Coba (saja, red)," kata Amran di Jakarta, Senin (21/4).
Amran menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.
Hal itu dilakukan untuk melakukan pengawasan ketat, dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar aturan.
"Beritahu mereka produsen minyak goreng yang bermain-main aku cek. Bila melanggar regulasi, aku tindak. Kami bersama dengan Satgas," tegas Amran.
Lebih lanjut, dia menilai kenaikan harga minyak goreng di tengah kondisi pasokan yang melimpah merupakan sebuah anomali.
Menurut dia, kondisi ini mengindikasikan adanya praktik permainan di rantai distribusi.




















































