jpnn.com, PALEMBANG - Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan satu unit rumah di bantaran Sungai Lematang roboh dan hanyut terbawa arus pada Kamis (12/2).
Peristiwa itu menimpa kediaman milik Abdul Yazid (47) seorang petani di Dusun 2, Desa Rami Pasai, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim.
Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin menerangkan bahwa derasnya air sungai menjadi penyebab utama ambruknya bangunan tersebut.
"Benar, satu unit rumah hanyut terbawa arus Sungai Lematang akibat curah hujan tinggi. Tidak ada korban jiwa. Namun, pemilik rumah mengalami kerugian materil yang cukup signifikan," terang Erwin.
Berdasarkan keterangan saksi Meriang (43) dan Kepala Dusun 2 Hendi Yayan Syahputra (40) bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah beristirahat di dalam rumah.
Ketegangan memuncak saat korban mendengar suara dentuman bangunan roboh dari bagian belakang.
Begitu mendengar suara retakan, korban segara membawa istrinya keluar untuk menyelamatkan diri.
Tak lama berselang, bangunan utama berukuran 5×8 meter serta garasi berukuran 4×6 meter ambruk dan hanyut sepenuhnya ditelan arus sungai.



















































