bali.jpnn.com, BANTEN - Setelah empat musim penuh keajaiban, Dewa United resmi berpisah dengan pelatih Jan Olde Riekerink.
Keputusan ini menandai akhir dari era krusial yang berhasil mengubah identitas klub dari tim papan bawah menjadi kekuatan baru sepak bola Indonesia.
Datang pada paruh musim 2022-2023 saat Dewa United masih mencari jati diri, juru taktik asal Belanda ini sukses membangun fondasi yang kokoh.
Sempat menutup musim perdana di peringkat ke-17 Liga 1, Dewa United langsung melesat ke posisi kelima pada tahun berikutnya.
Puncaknya terjadi pada musim 2024-2025, di mana mereka mencatatkan sejarah baru dengan finis sebagai runner-up Liga 1 sekaligus mengamankan tiket perdana ke kompetisi Asia.
Musim lalu, Jan Olde Riekerink sukses membawa tim menembus babak perempat final AFC Challenge League dan menyudahi kompetisi domestik di peringkat ketujuh.
Presiden Dewa United Ardian Satya Negara menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi luar biasa Jan Olde Riekerink selama empat musim menukangi tim.
Ardian Satya Negara juga menegaskan betapa besarnya peran pelatih asal Belanda tersebut dalam mendongkrak prestasi klub.


















































