jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan bahwa kehadiran delegasi Indonesia dalam ASEAN Future Forum (AFF) 2026 di Hanoi bisa dimaksimalkan untuk menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai mitra di Vietnam.
"Sepanjang rangkaian forum, delegasi Indonesia mengadakan sejumlah pertemuan dengan pemangku kepentingan Vietnam untuk membahas potensi kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua negara," kata dia yang hadir sebagai delegasi Indonesia dalam AFF 2026 di Hanoi, Vietnam, Selasa (9/6).
Politikus Partai Golkar itu menyebutkan AFF 2026 digunakan untuk peningkatan hubungan perdagangan dan investasi antara dua negara. Menurut dia, Indonesia dan Vietnam bisa menjadi negara yang memiliki potensi besar di bidang ekonomi asal memperluas akses pasar, menguatkan rantai pasok regional, serta menciptakan iklim usaha kompetitif.
Selain itu, lanjut Dave, sektor kelautan menjadi agenda penting yang dibahas dalam AFF 2026, seperti pengembangan ekonomi biru.
Dia menambahkan AFF 2026 juga membahas penguatan industri berbasis kelautan dan peningkatan nilai tambah sektor maritim sebagai motor pertumbuhan.
"Bidang energi juga dibahas, dengan pertukaran pandangan mengenai peluang investasi, pengembangan proyek, serta kerja sama yang mendukung ketahanan energi dan pertumbuhan berkelanjutan," ungkap Dave melalui layanan pesan, Rabu.
Dave mengatakan AFF 2026 juga membahas isu teknologi, yakni penekanan pentingnya transfer pengetahuan hingga pertukaran pengalaman.
"Termasuk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk memperkuat daya saing pada era transformasi digital," tuturnya.






















































