DKP Bali & HNSI Minta Nelayan Kecil di Benoa tak Direlokasi ke PPN Pengambengan

1 hour ago 12

Rabu, 29 Juli 2026 – 15:01 WIB

DKP Bali & HNSI Minta Nelayan Kecil di Benoa tak Direlokasi ke PPN Pengambengan - JPNN.com Bali

Kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, akan direlokasi ke PPN Pengambengan, Jembrana maksimal akhir 2027 sebelum BMTH beroperasi penuh pada 2028. Foto: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

bali.jpnn.com, DENPASAR - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bali bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) memperjuangkan keberadaan nelayan kecil dan tradisional di Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Mereka berharap nelayan skala kecil tidak ikut direlokasi seiring rencana pemerintah memindahkan hub industri perikanan ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan.

Kepala DKP Bali Putu Sumardiana menegaskan, merujuk pada rencana awal, pemindahan hanya ditujukan bagi armada tangkap skala besar di atas 30 GT beserta unit pengolahan ikannya.

Untuk Pelabuhan Benoa sendiri diproyeksikan bertransformasi menjadi marina bertaraf internasional.

"Harapannya nelayan kecil tetap di Benoa.

Mereka umumnya nelayan one day fishing yang mencari ikan tongkol di perairan dekat untuk kebutuhan harian.

Berbeda dengan kapal besar di atas 30 GT yang berburu tuna di laut lepas.

Jadi, kasihan kalau nelayan kecil ikut dipindah," ujar Putu Sumardiana dilansir dari Antara.

DKP Bali dan HNSI Bali berharap nelayan skala kecil di Pelabuhan Benoa tak ikut direlokasi ke PPN Pengambengan setelah Benoa ditetapkan jadi pelabuhan marina

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |