bali.jpnn.com, DENPASAR - Pemkot Denpasar berkolaborasi dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali akan menggelar Festival Cahaya Lampion dalam rangka menyambut Perayaan Imlek 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-238 Kota Denpasar.
Festival ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Februari 2026.
Sebanyak 700 lampion menyala akan menghiasi kawasan pusat kota Denpasar, membentang dari Jalan Gajah Mada hingga depan Kantor Wali Kota Denpasar, serta Jalan Kartini.
Pemasangan lampion ini guna menciptakan suasana Imlek yang meriah, tertata, dan sarat makna kebersamaan.
Festival Cahaya Lampion merupakan wujud nyata harmoni antara budaya Tionghoa dan nilai-nilai lokal Bali.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga sarana edukasi, penguat hubungan sosial, pendukung pariwisata budaya, serta penegas citra Bali sebagai ruang persatuan dalam keberagaman.
“Festival ini mencerminkan harmoni budaya Tionghoa dengan kearifan lokal Bali.
Festival ini sekaligus menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat toleransi dan persatuan di Kota Denpasar,” ujar Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menerima perwakilan INTI Bali.



















































