jatim.jpnn.com, NGAWI - Satpol PP Kabupaten Ngawi menggelar penertiban terhadap pelajar yang membolos saat jam pelajaran di sebuah warung di Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Selasa (10/2). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tujuh pelajar, sementara puluhan lainnya melarikan diri.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Satpol PP Ngawi Budiono mengatakan penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima laporan warga yang merasa terganggu dengan aktivitas para pelajar di lokasi tersebut.
“Kami menerima aduan masyarakat terkait adanya keramaian pelajar di warung saat jam belajar. Laporan itu kami tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Budiono.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB, petugas mendapati puluhan pelajar dari sejumlah SMA di Kabupaten Ngawi berada di warung tersebut.
Mengetahui kedatangan petugas, para pelajar langsung berhamburan meninggalkan lokasi.
“Begitu petugas datang, mereka kocar-kacir melarikan diri ke berbagai arah. Sebagian kabur melalui jalan belakang yang dipenuhi area perkebunan tebu, sehingga sulit kami kejar,” ujarnya.
Meski demikian, Satpol PP berhasil mengamankan tujuh pelajar untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut. Mereka diketahui meninggalkan kegiatan belajar mengajar dan berkumpul di warung pada jam sekolah.
Ketujuh pelajar tersebut kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Ngawi. Pihak sekolah dan orang tua masing-masing pelajar dipanggil untuk diberikan pembinaan bersama.



















































