jatim.jpnn.com, SURABAYA - Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) bersama RSU dr Soetomo menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dan University of Queensland meluncurkan program tele-kardiologi di Papua.
Program bertajuk pengembangan tele-kardiologi untuk skrining penyakit jantung ini ditujukan mengatasi keterbatasan layanan spesialis di wilayah Indonesia Timur, khususnya Kabupaten Jayapura.
Kolaborasi ini juga didukung Australia-Indonesia Institute di bawah Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.
Sebanyak 50 tenaga kesehatan dari 22 puskesmas dan RSUD Yowari telah dilatih menggunakan sistem Tele-ECG untuk skrining penyakit jantung.
Dokter spesialis jantung FK Unair/RSU dr Soetomo Makhyan Jibrilbl mengatakan program ini mempercepat deteksi dini penyakit kardiovaskular yang selama ini berisiko tinggi di Papua.
“Tenaga kesehatan di puskesmas kini bisa melakukan skrining awal dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis secara real time,” ujarnya.
Menurut dia, hasil penelitian juga menunjukkan kesiapan infrastruktur digital di Jayapura cukup baik.
Sebanyak 71 persen fasilitas kesehatan tingkat pertama telah memiliki koneksi internet dengan kualitas baik hingga sangat baik.

















































