jatim.jpnn.com, SURABAYA - Keluhan nyeri lutut dan pinggul kini semakin banyak dialami usia muda seiring meningkatnya tren olahraga dan gaya hidup aktif.
Cedera olahraga yang tidak ditangani dengan tepat berpotensi memicu gangguan sendi jangka panjang hingga menghambat aktivitas sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, National Hospital menghadirkan Hip and Knee Center – Rapid Recovery Knee Surgery sebagai pusat layanan kesehatan khusus penanganan sendi panggul dan lutut.
Consultant Orthopaedic Hip and Knee Surgeon dr Glen Purnomo menjelaskan, masalah kesehatan sendi kini tak hanya disebabkan faktor usia, tetapi juga pola aktivitas masyarakat modern.
“Olahraga tetap penting, tetapi jika berlebihan atau tanpa teknik yang benar justru bisa meningkatkan risiko cedera lutut dan pinggul,” kata dr Glen, Kamis (21/5).
Dia mencontohkan olahraga yang kini populer seperti padel dan basket memiliki risiko cedera cukup tinggi, terutama pada lutut. Kondisi tersebut banyak ditemukan pada usia produktif hingga pelajar yang aktif berolahraga.
Selain cedera olahraga, faktor berat badan berlebih juga menjadi pemicu utama kerusakan sendi.
Karena itu, masyarakat diimbau menjaga pola hidup sehat dengan rutin bergerak, menjaga berat badan ideal, serta menghindari aktivitas fisik berlebihan.



















































