jatim.jpnn.com, SURABAYA - Memperingati Hari Kartini, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani menegaskan bahwa tantangan perempuan masa kini tidak lagi sebatas membuka akses dan kesempatan.
Akan tetapi, bagaimana menjaga keseimbangan antara peran di ruang publik dan tanggung jawab dalam keluarga di tengah derasnya arus digital.
Menurutnya, perempuan saat ini memiliki peluang yang jauh lebih luas dibandingkan era sebelumnya, mulai dari pendidikan hingga pengembangan diri.
Namun, kemudahan tersebut juga diiringi tuntutan untuk tetap menjaga peran domestik agar tidak terabaikan.
“Perjuangan Kartini hari ini bukan lagi soal membuka akses, tetapi bagaimana memanfaatkan peluang tanpa kehilangan peran di dalam keluarga,” ujar Rini dalam momentum peringatan Hari Kartini, Senin (20/4).
Dia menegaskan bahwa perempuan modern dituntut mampu menjalankan dua peran sekaligus, baik di ranah publik maupun dalam keluarga.
“Keseimbangan menjadi kunci agar perempuan tetap mampu berkontribusi tanpa mengabaikan peran domestik yang strategis,” katanya.
Dalam konteks Hari Kartini di era digital, Rini juga menyoroti pentingnya peran ibu dalam mendampingi anak menghadapi perkembangan teknologi. Dia menilai pola asuh saat ini harus menyesuaikan dengan dunia anak yang sangat dekat dengan gawai dan internet.

















































