jpnn.com, JAKARTA - Holding BUMN Danareksa bersama seluruh Anggota Holding mendistribusikan 1.000 paket bantuan Ramadan, yang secara khusus disalurkan bagi komunitas penyandang disabilitas secara serentak di lima kota: Jakarta, Pasuruan, Demak, Makassar, dan Medan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi ekosistem Holding BUMN Danareksa dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah terkait pemerataan kesejahteraan sosial dan penguatan sumber daya manusia yang selaras dengan pilar Asta Cita.
Inisiatif sosial ini diorkestrasi oleh Holding BUMN Danareksa melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) inklusif yang didukung oleh seluruh Anggota Holding, yaitu PT Kawasan Industri Medan, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda), PT Kawasan Berikat Nusantara.
Kemudian PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Terpadu Batang, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Kawasan Industri Makassar, PT Nindya Karya, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Finance, PT Danareksa Capital, dan PT Balai Pustaka.
“Sebagai holding yang berorientasi pada penciptaan nilai dan kesejahteraan, kami mengorkestrasi seluruh Anggota Holding agar inisiatif sosial yang kami jalankan memiliki skala dan dampak yang lebih terukur. Oleh karena itu, penyaluran serentak di lima wilayah ini adalah bukti nyata untuk memberikan kebermanfaatan langsung kepada masyarakat luas, khususnya kelompok rentan yang seringkali belum tersentuh program reguler," ujar Corporate Secretary Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja.
Pemilihan kelima kota tersebut kata Agus merepresentasikan luasnya jangkauan operasional sekaligus komitmen Anggota Holding BUMN Danareksa di berbagai wilayah di Indonesia.
Guna memastikan penyaluran ini tepat sasaran, Holding BUMN Danareksa menggandeng Alunjiva yang menaungi gerakan pemberdayaan teman-teman disabilitas di Indonesia.
“Melalui inisiatif ini, Holding BUMN Danareksa berkomitmen untuk terus mendorong program-program TJSL yang memupuk ekosistem sosial yang berkeadilan, inklusif, dan memberdayakan masyarakat,” seru Agus.(chi/jpnn)





















































