jatim.jpnn.com, MAGETAN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan selama berjam-jam pada Senin (9/3) malam memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah lokasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya ada 10 titik longsor yang tersebar di dua desa.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari tiga jam.
“Tim reaksi cepat terjun ke lokasi mencatat ada sembilan titik longsor berada di Desa Plangkrongan, sedangkan satu titik lainnya di Desa Genilangit,” ujar Eka, Selasa (10/3).
Menurutnya, longsor terjadi di beberapa tebing yang berada di sekitar permukiman warga maupun di dekat akses jalan. Akibatnya, sejumlah bangunan mengalami kerusakan setelah tertimpa material tanah yang runtuh.
Salah satu kerusakan terjadi pada rumah warga di Desa Plangkrongan. Pondasi dapur rumah tersebut ambrol akibat tanah di bawahnya longsor.
“Pondasi dapur milik seorang warga di Desa Plangkrongan rusak akibat struktur pondasi penyangganya ambrol dengan panjang sekitar 15 meter,” jelasnya.
Tidak hanya itu, material longsoran juga mengenai beberapa bangunan lain di sekitarnya.












.jpeg)




































