jpnn.com, PALEMBANG - PT Hutama Karya (Persero) terus memacu penyelesaian proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai mesin penggerak ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.
Fokus utama saat ini tertuju pada kesiapan fungsional ruas Tol Palembang - Betung guna mendukung mobilitas logistik dan masyarakat menjelang periode Lebaran 2026.
Sebagai langkah krusial dalam standarisasi keamanan infrastruktur, Hutama Karya telah merampungkan rangkaian Uji Laik Fungsi (ULF) pada Jembatan Musi V pada 4-5 Maret 2026.
Jembatan ini merupakan komponen viral dalam struktur Tol Palembang-Betung yang akan menghubungkan pusat ekonomi Kota Palembang dengan wilayah Betung di Kabupaten Banyuasin hingga terintegrasi menuju Jambi.
Dari aspek operasional dan teknis, Jembatan Musi V mengadopsi teknologi Boc Girder beton dengan metode Balanced Cantilever.
Teknologi ini dipilih untuk mengoptimalkan stabilitas struktur pada bentang panjang di atas sungai tanpa mengganggu ekosistem perairan di bawahnya.
Pengujian kekuatan struktur terhadap beban kendaraan berat sesuai standar keselamatan Tol Internasional.
Memastikan integritas sistem jembatan siap menahan volume lalu lintas tinggi.





















































