bali.jpnn.com, PECATU - Misteri penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di atas batu karang Pantai Gau, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali, Minggu (19/4) lalu akhirnya terkuak.
Tim Satreskrim Polresta Denpasar berhasil mengidentifikasi korban berinisial GFS, 26, seorang pemuda asal Jawa Barat (Jabar) yang bekerja di Denpasar.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya kepada awak media mengonfirmasi bahwa identitas korban terungkap setelah tim identifikasi melakukan pemeriksaan sidik jari dan face scan di RSUP Prof Ngoerah.
Jasad GFS pertama kali ditemukan oleh warga pada Minggu, 19 April 2026, sekitar pukul 15.00 WITA.
Saat ditemukan, tidak ada kartu identitas yang melekat pada tubuh korban.
Setelah dilakukan pengambilan sidik jari dan pemindaian wajah oleh Tim Identifikasi Sat Reskrim Polresta Denpasar bersama penyidik Sat Polairud, didapatkan data yang cocok dengan identitas korban berinisial GFS.
Berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut, GFS diketahui bekerja sebagai General Affair di kedai Es Teler Sultan Bandung Exo Drink yang berlokasi di Jalan Gunung Rinjani, Tegal Harum, Denpasar Barat.
"Korban sudah bekerja di sana kurang lebih selama lima bulan.

















































