jpnn.com, JAKARTA - Bagi para pencinta K-Beauty, kabar mengenai tutupnya gerai mandiri (flagship store) Innisfree di beberapa lokasi sempat memicu kegaduhan di media sosial.
Banyak penggemar khawatir brand yang identik dengan bahan alami Pulau Jeju ini akan angkat kaki dari pasar Indonesia.
Namun, manajemen Innisfree akhirnya angkat bicara dan meluruskan spekulasi tersebut. Mereka menyatakan tetap bertahan di Indonesia, tetapi dengan wajah dan strategi distribusi yang baru.
Menanggapi isu yang beredar, Marketing Manager Innisfree, Angeline Tjoea, menegaskan bahwa penutupan gerai fisik bukan berarti penghentian operasional.
Langkah itu merupakan bagian dari transformasi bisnis agar tetap relevan dengan perilaku konsumen masa kini yang semakin dinamis.
"Innisfree tetap beroperasi di Indonesia. Kami melakukan penyesuaian strategi bisnis agar lebih fokus dan berkelanjutan," ungkap Marketing Manager Innisfree, Angeline Tjoea dalam keterangan resmi, Jumat (20/2).
Menurutnya, meski beberapa gerai fisik mulai berkurang, Innisfree justru memperluas jangkauan lewat jalur yang lebih praktis.
Produk tersebut kini fokus pada ekosistem digital (Online Store) dengan memaksimalkan official store di berbagai platform e-commerce.



















































