jakarta.jpnn.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) mengapresiasi Polri, khususnya Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim, atas keberhasilan mengungkap kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi.
Ketua Umum PP GPA Aminullah Siagian menyebut keberhasilan itu merupakan pencapaian luar biasa.
Menurut Aminullah, hal itu merupakan bagian upaya penegakan hukum di sektor energi.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya Polri, Kapolri, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Syahardiantono dan khususnya Dittipidter Bareskrim Polri, atas keberhasilan membongkar 755 TKP kasus penyelewengan BBM dan elpiji bersubsidi di seluruh wilayah Indonesia dengan total 672 tersangka yang ditangkap,” ujar Aminullah Siagian di Jakarta, Kamis (9/4).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga hak masyarakat serta melindungi keuangan negara dari praktik-praktik ilegal yang merugikan rakyat.
Aminullah menilai penyelewengan BBM dan elpiji bersubsidi sebagai kejahatan serius yang berdampak luas.
Menurut dia, penyelewengan itu berdampak terhadap stabilitas ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat kecil.
Dia menjelaskan kasus itu adalah masalah besar.


















































