jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 760 jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kloter 1 dan 2 mulai memasuki Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Selasa (21/4).
Kedatangan dua kloter ini menjadi penanda awal pergerakan jemaah haji asal Jawa Timur menuju Tanah Suci. Kloter pertama yang berjumlah 380 jemaah asal Kabupaten Probolinggo tiba sekitar pukul 11.20 WIB di Hall Mina.
Setibanya di lokasi, para jemaah langsung menjalani rangkaian proses awal, mulai dari pembagian gelang identitas, dokumen perjalanan seperti paspor dan nusuk, hingga pemeriksaan kesehatan.
Tak berselang lama, kloter kedua dengan jumlah sama menyusul tiba. Jemaah dari Kabupaten Probolinggo, Kota Malang, dan Kota Surabaya ini diarahkan ke Hall Muzdalifah untuk menjalani tahapan serupa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Mohammad As’adul Anam mengungkapkan adanya penyesuaian jadwal kedatangan jemaah ke asrama.
Meski demikian, perubahan tersebut tidak mengganggu jalannya proses penerimaan.
"Tidak ada masalah, saya kira ini evaluasi yang nanti kami akan sampaikan ke daerah, sehingga nanti kloter-kloter berikutnya ini benar-benar bisa mengikuti aturan. Ini ada dua kloter, kloter satu dan kloter dua dari Kabupaten Probolinggo," kata Anam di Ahes Surabaya.
Selain proses administrasi, Anam menekankan bahwa kondisi kesehatan jemaah tahun ini relatif lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah jemaah yang membutuhkan kursi roda pun disebut mengalami penurunan.

















































