jatim.jpnn.com, SURABAYA - Lampu dekorasi di kawasan Kota Lama Surabaya di Jalan Panggung, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya hilang diduga dicuri.
Aksi pencurian itu disesalkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Pasalnya, hiasan itu dibeli dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berasal dari uang rakyat.
"Kami mengedukasi terus masyarakat. Ini kan lampu duitnya dari APBD, buat masyarakat untuk menaikkan PAD. Ya ayo dijogo (dijaga), masyarakat yang ngerti (tahu) orang-orang yang nyolong (mencuri), ya ayo cekelen (ayo ditangkap),” kata Eri, Selasa (7/10).
Menurutnya, kehadiran lampu dekorasi itu untuk mempercantik kawasan Wisata Kota Lama sehingga bisa menarik wisatawan dan berdampak pada perkonomian warga sekitar.
"Ini dibuat untuk Kota Surabaya karena kalau banyak (wisatawan) yang datang maka hotel bergerak, rumah makan bergerak. Kalau semua bergerak, insyaallah pendapatan asli daerah naik. Lah nek onok sing nyolong (kalau ada yang mencuri), ya ayo rek direwangi jogo (dibantu jaga) Surabaya,” ujarnya.
Eri mengungkapkan ternyata bukan hanya lampu yang dicuri, tetapi juga sejumlah kabel di area publik.
"Gak lampu tok (bukan hanya lampu), onok kabel barang sing ilang (ada kabel juga yang hilang). Nang ngisor got isok ilang (kabel di bawah saluran bisa hilang),” katanya.
Guna mencegah aksi tersebut, Eri menyiagakan petugas untuk berpatroli secara rutin serta menambah sistem pemantauan.



















































