bali.jpnn.com, DOMPU - Tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum NTB melaksanakan peninjauan lapangan ke IKM Mart Kabupaten Dompu, Rabu kemarin (20/5).
Peninjauan ini dalam rangka mendukung proses pengajuan Indikasi Geografis Tenun Muna Pa’a Dompu.
Dalam kunjungan tersebut, tim melihat secara langsung berbagai hasil kerajinan tenun, baik kain tenun dalam bentuk lembaran maupun produk turunan siap jual.
Pengembangan produk berbahan tenun ini menjadi salah satu upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Selain meninjau produk, tim juga melihat area menenun di IKM Mart yang menjadi sarana produksi sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai proses pembuatan Tenun Muna Pa’a Dompu.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Ranggo, salah satu wilayah yang diduga menjadi tempat awal lahir dan berkembangnya Tenun Muna Pa’a Dompu.
Di lokasi tersebut, tim bertemu dengan Umi Hazrah, pelopor pelatih tenun pertama di wilayah tersebut yang aktif mengembangkan kemampuan menenun bagi masyarakat sekitar.
Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa sebagian besar penenun di Desa Ranggo juga berprofesi sebagai petani.



















































