jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melakukan berbagai upaya pencegahan adanya penimbunan stok pangan menjelang bulan suci ramadan 2026. Salah satu yang dilakukan ialan dengan melakukan inspeksi mendadak atau sidak.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan 2026 Polda Jawa Barat bersama Bulog menyasar Pasar Astanaanyar (Anyar), Kota Bandung.
Kegiatan ini untuk memastikan harga dan mutu bahan pokok penting (bapokting) jelang Ramadan, sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jabar Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, operasi pasar tersebut melibatkan lintas instansi, di antaranya Bulog, Disperindag, DKPP, Bapanas, dan Dinas Pertanian.
Dalam pantauannya, Wirdhanto mengungkapkan secara keseluruhan harga pangan di pasar tradisional ini masih di batas aman. Seluruh komoditas dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Kami melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas yang menjadi pengawasan pemerintah. Secara umum, hasilnya menunjukkan sebagian besar komoditas sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP)," kata Wirdhanto ditemui seusai sidak, Kamis (5/2/2026).
Untuk mengantisipasi potensi penimbunan pangan, pihaknya telah membentuk posko serta Satgas Saber hingga tingkat kabupaten dan kota. Pengawasan akan diperketat selama periode Ramadan sampai Idulfitri.
"Kami memberikan jaminan kepada masyarakat agar bapokting yang diawasi pemerintah tetap tersedia dan dijual sesuai HET dan HAP," ujarnya.



















































