bali.jpnn.com, DENPASAR - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau Rumah Susun Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Keuangan di Denpasar, Senin kemarin (24/11).
Ara, sapaan akrabnya datang untuk memastikan bahwa fasilitas hunian yang dibangun dengan uang negara dikelola secara bertanggung jawab dan memberi manfaat maksimal bagi pegawai.
Menteri PKP datang didampingi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Nusa Tenggara I Rizaldi Andi Atjo.
Rusun ASN Kemenkeu di Denpasar ini merupakan tipe Arunika 36 dengan empat lantai, memiliki luas bangunan 3.650,5 meter persegi, dan terdiri dari 120 unit yang terbagi dalam dua tower.
Total kapasitas hunian mencapai 480 orang.
Pembangunan rusun dilakukan melalui kontrak adendum bernilai Rp 54,84 miliar dengan waktu pelaksanaan 270 hari kalender.
Proyek ini telah mencapai Provisional Hand Over (PHO) pada 30 November 2024 lalu.
Ara menegaskan bahwa seluruh pembangunan hunian pemerintah harus mempertanggungjawabkan penggunaan uang negara secara optimal.



















































