Menteri PPPA Sebut Ada Santri Trauma Setelah Keracunan MBG Massal di Sidoarjo

3 hours ago 25

Jumat, 04 September 2026 – 18:30 WIB

Menteri PPPA Sebut Ada Santri Trauma Setelah Keracunan MBG Massal di Sidoarjo - JPNN.com Jatim

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi di RSUD Notopuro Sidoarjo, Jumat (4/9). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyebut ada anak mengalami trauma setelah diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo.

Arifa mengatakan siap mendampi santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo, yang membutuhkan proses pemulihan psikologi setelah diduga keracunan MBG dari SPPG Kalitengah.

“Kasus ini yang akan kita lakukan adalah pendampingan bila dibutuhkan. Karena ini ada anak yang mengalami trauma, ada juga yang tidak,” ucap Arifa di RSUD Notopuro, Jumat (4/9).

Akan tetapi, Arifa menyebut masih menunggu koordinasi dengan pengasuh pondok pesantren. Dia membebaskan untuk menerima bantuan pendampingan psikologi itu atau tidak.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pak Bupati (Sidoarjo) dan pondok pesantren. Kalau memang pihak pondok pesantren bisa melakukan pendekatan, seperti trauma healing untuk anak-anak, Alhamdulillah,” ujarnya.

“Tetapi seandainya masih membutuhkan, kami siap untuk berkolaborasi agar anak-anak ini siap kembali ke sekolah,” imbuhnya.

Di sisi lain, Arifa mengungkapkan memiliki pengalaman dalam memberikan edukasi tentang makanan bergizi. Hal itu untuk membiasakan anak tidak mengonsumsi yang cepat saji.

“Kami memberi informasi dan edukasi makanan yang dimakan adalah yang bergizi. Jadi, di satu sisi memenuhi yang diinginkan anak, edukasi tentang pentingnya gizi itu juga akan disampaikan,” ucapnya.

Menteri PPPA menyebut ada santri mengalami trauma setelah diduga menjadi korban keracunan MBG massal di Sidoarjo

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |