jateng.jpnn.com, JAKARTA - Perubahan regulasi pemain muda di Super League musim depan tidak membuat pemain muda Dony Tri Pamungkas gentar.
Bek muda andalan Persija Jakarta menegaskan siap bersaing secara terbuka meski aturan wajib memainkan pemain U-23 resmi dihapus mulai musim 2026/2027.
Sebelumnya pada musim 2025/2026, operator kompetisi mewajibkan setiap klub menurunkan minimal satu pemain U-23 berstatus WNI sebagai starter dan bermain sedikitnya 45 menit dalam setiap pertandingan.
Regulasi tersebut diterapkan untuk membuka ruang bagi pemain muda mendapat pengalaman bermain di level tertinggi. Namun mulai musim depan, kebijakan itu tidak lagi berlaku.
Bagi Dony, situasi baru itu bukan ancaman. “Itu sudah menjadi peraturan dan saya sebagai pemain muda akan terus bekerja keras agar mendapat banyak menit bermain,” kata Dony, Minggu (24/5).
Pemain berusia 21 tahun tersebut mengaku bersyukur karena sepanjang musim lalu mendapat kepercayaan tampil reguler bersama tim utama Persija.
Menurutnya, kesempatan itu menjadi bekal penting untuk berkembang, baik dari sisi teknik, pemahaman taktik, maupun mental menghadapi tekanan pertandingan di kompetisi tertinggi.
“Banyak sekali yang saya pelajari di musim ini karena memang saya mendapatkan banyak menit bermain dan itu menjadi motivasi saya untuk terus berkembang,” ujarnya.



















































