National Hospital Perkuat Layanan Jantung dengan Teknologi Cathlab Biplane &Terapi EECP

5 hours ago 12

Selasa, 10 Maret 2026 – 21:00 WIB

National Hospital Perkuat Layanan Jantung dengan Teknologi Cathlab Biplane &Terapi EECP - JPNN.com Jatim

National Hospital memperkuat layanan penanganan penyakit jantung dengan menghadirkan teknologi medis terbaru yang memungkinkan diagnosis lebih cepat dan terapi lebih minim risiko bagi pasien. Foto: Humas National Hospital

jatim.jpnn.com, SURABAYA - National Hospital memperkuat layanan penanganan penyakit jantung dengan menghadirkan teknologi medis terbaru yang memungkinkan diagnosis lebih cepat dan terapi lebih minim risiko bagi pasien.

Rumah sakit tersebut kini dilengkapi teknologi ARTIS Icono Biplane Pro di ruang Cathlab, yang mampu memberikan pencitraan pembuluh darah secara lebih detail sehingga membantu dokter melakukan diagnosis dan tindakan medis secara lebih presisi.

Medical and Nursing General Manager National Hospital Jordan Bakhriansyah mengatakan fasilitas Cathlab di rumah sakit tersebut beroperasi 24 jam dan terintegrasi langsung dengan ICU serta ruang operasi sehingga mempercepat penanganan pasien dengan kondisi darurat kardiovaskular.

“Dengan teknologi Biplane, hasil diagnosis bisa didapat lebih cepat dan lebih mendalam. Sistemnya juga terintegrasi dalam satu lantai sehingga pasien bisa langsung mendapat penanganan tanpa harus berpindah layanan,” ujar Jordan, Selasa (10/3).

Selain teknologi Cathlab terbaru, National Hospital juga meresmikan Intensive Cardio Cerebro Vascular Care Unit, yakni unit perawatan intensif yang secara khusus menangani pasien dengan gangguan jantung, pembuluh darah, dan stroke. Layanan ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas perawatan sekaligus memperbaiki luaran klinis pasien.

Tak hanya itu, rumah sakit tersebut juga menghadirkan terapi Enhanced External Counter Pulsation (EECP), metode terapi noninvasif yang membantu meningkatkan aliran darah ke jantung. Terapi ini menjadi alternatif bagi pasien yang sudah menjalani pengobatan maksimal, tetapi tidak memungkinkan menjalani tindakan intervensi atau operasi.

“EECP menjadi terapi tambahan bagi pasien tertentu agar sirkulasi darah ke jantung bisa lebih optimal tanpa prosedur bedah,” jelas Wakil Ketua II Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PP PERKI) periode 2025–2028 itu.

Dokter Jordan mengimbau agar masyarakat tak menyepelekan gangguan jantung. Dia mengungkapkan saat ini tren kasus pasien dengan permasalahan jantung terus meningkat di Indonesia. Untuk usianya pun, lanjutnya, makin muda.

National Hospital menghadirkan teknologi jantung terbaru, Cathlab ARTIS Icono Biplane Pro dan terapi EECP untuk diagnosis cepat dan penanganan lebih minim risik

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |