jatim.jpnn.com, SURABAYA - Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran rumah dua lantai di Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Surabaya yang menewaskan seorang balita berusia empat tahun. Dugaan sementara, api berasal dari obat nyamuk listrik yang menyala di kamar korban.
Kapolsek Sawahan Kompol Muljono mengatakan informasi tersebut diperoleh dari keterangan nenek korban. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Kalau menurut keterangan neneknya, kemungkinan di kamar cucunya menyala obat nyamuk listrik. Kami tidak bisa menyimpulkan, akan kami dalami apakah betul hal tersebut,” kata Muljono, Selasa (23/6).
Korban meninggal dunia diketahui bernama Kyaranissa Kamila Susetyo (4). Balita perempuan itu menjadi korban dalam kebakaran yang terjadi pada Senin (22/6) sekitar pukul 14.00 WIB.
Selain Kamila, kakaknya Aldery Ahmad Susetyo (11) juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Bocah laki-laki itu mengalami luka lecet dan trauma akibat kejadian tersebut.
Salah satu warga bernama Rijal mengatakan kobaran api pertama kali terlihat dari bagian lantai dua rumah.
Menurutnya, api muncul dari bagian depan sisi kanan lantai atas, sedangkan area dapur berada di lantai bawah.
“Posisi api muncul dari atas depan sebelah kanan rumah. Dapur ada di bawah. Saya tahunya sudah merah, api membesar,” ujar Rijal.


















































