OJK Sebut Dampak Konflik Timur Tengah Belum Terasa di Jawa Barat

13 hours ago 18

OJK Sebut Dampak Konflik Timur Tengah Belum Terasa di Jawa Barat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Darwisman, saat ditemui seusai kegiatan diskusi media di Kota Bandung, Kamis (2/4/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir belum berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Darwisman, mengatakan hingga saat ini belum terlihat adanya tekanan langsung, baik terhadap sektor riil maupun industri jasa keuangan di wilayah tersebut.

"Memang baru sekitar tiga minggu konflik berlangsung, jadi belum terlihat dampak langsungnya," kata Darwisman saat ditemui di Kota Bandung, Kamis (2/4/2026).

Dia menyebutkan kekhawatiran terkait potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 juga tidak terbukti. Pasokan energi di dalam negeri, termasuk Jawa Barat, masih terjaga dengan baik.

"Di lapangan kami lihat tidak ada antrean panjang di SPBU, artinya distribusi dan ketersediaan BBM masih terkendali," ujarnya.

Dari sisi ekonomi, aktivitas masyarakat di dunia usaha juga masih menunjukkan tren positif.

Hal itu ditopang oleh struktur impor energi Indonesia yang tidak sepenuhnya bergantung pada jalur Selat Hormuz.

"Saya melihat perekonomian kita juga masih tumbuh ya, aktivitas-aktivitas, kegiatan ekonomi masih tumbuh dengan positif."

OJK Jabar memastikan konflik Timur Tengah belum berdampak signifikan. Ekonomi tetap tumbuh, pasokan BBM aman, dan sektor perbankan masih solid.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |