Olah Gulma Sungai Jadi Pupuk, Warga Kampung Adidaya PIK2 Berinisiatif Buka Lapangan Kerja

1 hour ago 17

Olah Gulma Sungai Jadi Pupuk, Warga Kampung Adidaya PIK2 Berinisiatif Buka Lapangan Kerja

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga Kampung Adidaya PIK2 merasakan dampak ekonomi pemanfaatan enceng gondok sebagai pupuk organik. Dukungan CSR PIK2 memungkinkan warga mengelola pupuk lebih terstruktur. Foto: PIK2

jpnn.com - JAKARTA - Warga Kampung Adidaya PIK2 mulai merasakan dampak ekonomi dari pemanfaatan enceng gondok sebagai pupuk organik.

Aktivitas pengolahan tanaman air yang dilakukan warga melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kali Cabang, itu kini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi penyerapan tenaga kerja lokal.

Ketua KSM Kali Cabang Samsudin mengatakan bahwa dukungan CSR PIK2 memungkinkan warga mengelola pupuk secara lebih terstruktur.

Bantuan mesin penggiling dimanfaatkan untuk mengolah berbagai bahan organik, mulai dari rumput hingga eceng gondok yang diangkat dari saluran air.

“Yang sekarang sedang kami kelola adalah pembuatan pupuk. Mesin ini digunakan untuk menggiling kacang bonok atau rumput, dan bisa juga untuk bahan lain,” kata Samsudin.

Dia menjelaskan sebelumnya kegiatan pengolahan dilakukan secara terbatas karena keterbatasan alat dan sumber daya manusia.

Namun, setelah program berjalan, kebutuhan tenaga kerja meningkat seiring bertambahnya volume produksi pupuk.

“Yang tadinya mungkin saya hanya mempekerjakan satu atau dua orang, dengan adanya ini sekarang sudah empat orang,” ujarnya.

Warga Kampung Adidaya PIK2 merasakan dampak ekonomi pemanfaatan enceng gondok sebagai pupuk organik. Dukungan CSR PIK2, warga mengelola pupuk lebih terstruktur.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |