Pembelian Pertalite & Solar Dibatasi, Ini Kata Bahlil si Mantan Sopir Angkot

4 hours ago 17

Pembelian Pertalite & Solar Dibatasi, Ini Kata Bahlil si Mantan Sopir Angkot

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong kebijakan pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebagai langkah mitigasi menghadapi konflik geopolitik global.

Salah satu poin utama yang ditekankan, yakni batasan pembelian harian untuk kendaraan roda empat sebesar 50 liter per hari dan berlaku mulai hari ini, Rabu (1/4).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan kebijakan tersebut bertujuan agar penggunaan BBM subsidi, pertalite dan solar, di dalam negeri lebih tepat sasaran. 

“Pembelian BBM harus dengan wajar dan bijak. Dalam pandangan saya sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter, itu tangki sudah penuh satu hari. Jadi, kami akan mendorong ke sana,” ujar Bahlil dalam konferensi pers daring, Selasa (31/3) malam.

Terkait ketersediaan stok, Bahlil memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena cadangan nasional saat ini berada dalam posisi aman.

Stok tersebut meliputi berbagai jenis energi mulai dari bensin hingga gas cair.

"Cadangan BBM semuanya di atas standar minimum nasional. Baik itu solar maupun bensin, termasuk dengan gas, termasuk dengan avtur, termasuk juga dengan LPG,” ujar Bahlil.

Menurut Bahlil, penguatan stok ini langkah antisipasi pemerintah di tengah ketidakpastian kondisi dunia. 

Menurut Bahlil, penguatan stok ini langkah antisipasi pemerintah di tengah ketidakpastian kondisi dunia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |