jpnn.com - Langkah Reed Hastings untuk mundur dari dewan direksi Netflix menandai berakhirnya satu era penting dalam perjalanan raksasa streaming tersebut.
Setelah puluhan tahun menjadi sosok sentral, Hastings dijadwalkan meninggalkan kursinya pada Juni 2026.
Kabar itu diungkapkan perusahaan dalam laporan kinerja kuartal pertama kepada pemegang saham.
Keputusan Reed bukan datang tiba-tiba. Dalam pernyataan resminya, Hastings menyebut ingin mengalihkan fokus ke kegiatan filantropi dan berbagai aktivitas di luar perusahaan.
Dia juga mengenang salah satu momen paling berkesan dalam kariernya: saat Netflix resmi tersedia hampir di seluruh dunia pada Januari 2016—tonggak yang mengubah lanskap hiburan global.
Di saat yang sama, Hastings menyampaikan apresiasi kepada dua pucuk pimpinan saat ini, Ted Sarandos dan Greg Peters, yang kini melanjutkan estafet kepemimpinan perusahaan.
Didirikan pada 1997 bersama Marc Randolph, Netflix awalnya hanya menawarkan layanan penyewaan DVD berbasis langganan yang dikirim langsung ke rumah pelanggan.
Model sederhana itu kemudian berevolusi drastis menjadi platform streaming digital yang mendominasi industri dan menginspirasi lahirnya pesaing seperti Amazon, Disney, dan Hulu.




















































