jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah anggota DPR RI mendukung usulan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Independen untuk mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Diketahui, usulan pembentukan TGPF Independen didorong Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) saat rapat bersama Komisi III di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/3).
Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman menilai pihaknya bisa mendukung usulan agar Presiden RI Prabowo Subianto membentuk TGPF penyiraman air keras Andrie Yunus.
"Saya rasa tidak salah kalau kita mendukung dan mengusulkan kepada Bapak Presiden supaya beliau membentuk TGPF," kata Benny saat rapat bersama TAUD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.
Legislator fraksi Demokrat itu menilai TGPF bisa diisi dari sejumlah perwakilan institusi negara berkaitan kasus penyiraman air keras dan tokoh sipil nasional.
Toh, kata Benny, Presiden Prabowo berkomitmen agar kasus penyiraman air keras tuntas dan TGPF bisa menjadi jawaban dari keinginan itu.
"Ini juga ujian bagi Bapak Presiden Prabowo supaya tidak ada kekuatan-kekuatan lain yang mencoba-coba menghalang-halangi apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden Prabowo supaya kasus ini diungkap tuntas," ujar dia.
Selain itu, kata Benny, pembentukan TGPF secara politik memperkuat posisi pemerintah dalam penuntasan kasus penyiraman terhadap Andrie.




















































