Pesan Keras Shut Up KDM di GBLA, Bobotoh: Persib Bukan Alat Politik!

3 hours ago 12

Minggu, 26 April 2026 – 14:00 WIB

 Persib Bukan Alat Politik! - JPNN.com Jabar

Banner bertuliskan "Shut Up KDM" ditujukkan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dibentangkan suporter Bobotoh di tribun utara pada laga panas antara Persib vs Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Banner bertuliskan 'Shut Up KDM' yang terbentang di tribun utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib Bandung vs Arema FC, menjadi perhatian publik.

Tulisan yang muncul di babak kedua ini pun memicu beragam spekulasi. Banyak yang mempertanyakan maksud di balik pesan yang ditujukan kepada Gubernur jawa Barat, Dedi Muncul.

Bobotoh sekaligus Sekretaris Umum Viking Persib Club (VPC), Arland Sidha, menuturkan, bahwa kemunculan banner itu berangkat dari keresahan yang berkembang di kalangan suporter Persib.

"Pertama kita flashback dulu, ada keresahan apa soal Persib? Sebenarnya kalau kita lihat Persib ini punya modal sosial yang tinggi, artinya modal sosial ini berupa suporter dan Bobotoh," kata Arland saat dihubungi, Minggu (26/4/2026).

Menurutnya, muncul persepsi di tengah suporter terkait keterlibatan figur politik dalam dinamika Persib. Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan tafsir bahwa klub kebanggaan Jawa Barat itu dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

"Saya pikir ada pemahaman di tengah-tengah Bobotoh, kehadiran sosok dalam tanda kutip adalah elit politik atau kepala daerah yang pemahaman di masyarakat melihat bahwa ada kepentingan-kepentingan, saya tidak tahu kepentingan apa yang mungkin untuk elektabilitas," ujarnya.

Arland menegaskan, sebenarnya tidak ada masalah jika seorang politisi memang sejak awal mencintai Persib. Namun persoalan muncul ketika dukungan itu dianggap masuk ke ranah yang lebih jauh.

"Pertanyaannya adalah bagaimana dengan politisi yang memang menyukai Persib? Memang dari awal dia sudah menyukai Persib tapi tidak melibatkan Persib sebagai alat politik, walaupun tidak secara eksplisit," ujarnya.

Penjelasan Bobotoh mengenai munculnya banner 'Shut Up KDM' yang dibentangkan di tribun utara Stadion GBLA saat laga Persib melawan Arema FC.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |