jpnn.com, JAKARTA - PLN dinilai proaktif dan responsif dalam menyampaikan perkembangan pemulihan kelistrikan yang sudah kembali normal di wilayah Sumatra yang sebelumnya terdampak.
PLN sebelumnya menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada transmisi 275 kV di wilayah Muara Bungo, Jambi, yang berdampak pada jaringan interkoneksi kelistrikan Sumatra.
“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penyebab gangguan dan proses pemulihan yang sedang berjalan. Saya melihat PLN cukup terbuka dalam menyampaikan perkembangan penanganan hingga pasokan listrik berangsur kembali normal,” ujar Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI) Sofyano Zakaria.
Menurut Sofyano, dalam situasi gangguan kelistrikan berskala besar, masyarakat tidak hanya membutuhkan percepatan pemulihan, tetapi juga informasi yang jelas mengenai penyebab gangguan dan tahapan normalisasi jaringan.
Sofyano menjelaskan, pada jaringan kelistrikan berskala besar, sistem pengamanan akan bekerja otomatis ketika terjadi gangguan pada jalur utama guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap jaringan lainnya.
Karena itu, proses normalisasi pasokan listrik harus dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas jaringan dan keamanan sistem secara keseluruhan.
“Dalam sistem sebesar Sumatra, pemulihan memang harus dilakukan secara hati-hati agar jaringan kembali stabil sebelum seluruh pasokan listrik dinormalkan,” katanya.
Selain faktor teknis, Sofyano menilai kondisi cuaca dan gangguan alam juga menjadi tantangan dalam pengelolaan jaringan transmisi dan distribusi listrik nasional.






















































