jpnn.com, JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan belum menemukan keterlibatan warga sipil dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, penanganan perkara tersebut telah dilimpahkan kepada Polisi Militer TNI.
“Sampai dengan proses penyerahan, kami belum menemukan adanya keterlibatan dari warga sipil,” ujar Iman saat menghadiri rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (31/4).
Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen menjalankan proses penegakan hukum secara transparan serta menghormati hak asasi manusia.
“Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum demikian,” katanya.
Menurut dia, setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan akan tetap mengacu pada fakta hukum yang diperoleh dari proses penyidikan.
Iman juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan kesembuhan Andrie Yunus agar dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Ia turut mengapresiasi berbagai masukan dan koreksi yang diberikan kepada institusi kepolisian.
“Seluruh masukan dan koreksi akan menjadi pedoman dan obat bagi kami untuk berbuat lebih baik lagi dalam pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya. (antara/jpnn)




















































