jpnn.com, JAKARTA - Portugal bakal menjalani laga penuh emosi pada 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Kroasia.
Laga di BMO Field, Toronto, Jumat (3/7), tersebut bertepatan dengan satu tahun kepergian Diogo Jota.
Pemain kelahiran 4 Desember 1996 itu menghembuskan napas terakhirnya satu tahun lalu akibat kecelakaan.
Untuk itu, seluruh pemain Portugal bakal tampil habis-habisan agar memberikan persembahan terbaik untuk mantan pemain Liverpool tersebut.
Pelatih Portugal Roberto Martinez menyebut bahwa anak asuhannya sudah bertekad untuk bisa mengenang pria asal Porto tersebut selama berlaga di Piala Dunia.
Wajar Diogo Jota tercatat menjadi bagian dari kesuksesan Portugal meraih gelar juara UEFA Nations League 2024/25 setelah mengalahkan Spanyol.
“Kami perlu menghormati Diogo Jota. Ini adalah momen untuk kami semua bahwa kami memulai dengan dia dan mengakhiri bersama,” kata Martinez.
“Tentu dengan ini kami ingin memenangkan Piala Dunia untuknya,” ujar pria asal Spanyol itu.









.jpeg)











































