PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla hingga Strategi Agronomi

4 hours ago 22

PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla hingga Strategi Agronomi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan perusahaan memilih mengambil pendekatan konservatif dengan menyiapkan mitigasi sejak dini. Foto: dok PalmCo

jpnn.com, JAKARTA - Informasi terkait El Nino Godzilla memicu kewaspadaan berbagai pihak, termasuk pelaku industri perkebunan. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, istilah tersebut tidak dikenal dalam kajian klimatologi.

Namuh, ancaman kekeringan tetap menjadi perhatian serius, terutama bagi sektor kelapa sawit yang sangat bergantung pada keseimbangan curah hujan.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyebut klasifikasi El Nino secara resmi hanya terbagi menjadi lemah, moderat, dan kuat.

“Saat ini prediksi kami menunjukkan peluang 50–60 persen terjadinya El Nino lemah hingga moderat setelah semester kedua,” ujarnya.

Kendati demikian, bagi industri sawit, potensi anomali cuaca sekecil apa pun tetap memerlukan langkah antisipatif. 

Hal itu pula yang mendorong PTPN IV PalmCo menetapkan status siaga menghadapi musim kemarau tahun ini.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan perusahaan memilih mengambil pendekatan konservatif dengan menyiapkan mitigasi sejak dini.

Informasi terkait El Nino Godzilla memicu kewaspadaan berbagai pihak, termasuk pelaku industri perkebunan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |