Puting Beliung Hajar Jembrana, Bupati Kembang Minta Tradisi Gedig Kulkul Diaktifkan

3 hours ago 19

Kamis, 22 Januari 2026 – 10:08 WIB

Puting Beliung Hajar Jembrana, Bupati Kembang Minta Tradisi Gedig Kulkul Diaktifkan - JPNN.com Bali

Bupati Kembang Hartawan meninjau langsung sejumlah titik lokasi yang terdampak bencana puting beliung yang menghajar wilayah Jembrana, Rabu (21/1) kemarin. Foto: Pemkab Jembrana

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Bupati I Made Kembang Hartawan meminta masyarakat Kabupaten Jembrana, Bali untuk menghidupkan kembali tradisi memukul kentongan saat situasi darurat.

Bupati Kembang meminta warga untuk segera “Gedig Kulkul” alias membunyikan kentongan sebagai tanda peringatan dini dan panggilan untuk gotong-royong saat bencana terjadi.

Permintaan tersebut dilontarkan saat Bupati Kembang meninjau langsung sejumlah titik lokasi yang terdampak bencana puting beliung yang menghajar wilayah Jembrana, Rabu (21/1) kemarin.

Putng beliung menghajar wilayah Kelurahan Dauhwaru dan Desa Batuagung, Jembrana, mengakibatkan kerusakan atap rumah warga.

“Tradisi memukul kentongan bisa membuat warga waspada dan mencegah korban jiwa,” ujar Bupati Kembang Hartawan dilansir dari laman Pemkab Jembrana.

Menurutnya, tradisi memukul kentongan masih relevan digunakan pada situasi darurat termasuk untuk mitigasi bencana.

Selain sebagai tanda bagi warga untuk waspada, bunyi kentongan dengan irama yang sudah terpola juga bisa digunakan memanggil warga untuk gotong-royong.

"Dalam tradisi memukul kentongan ada pola irama yang sudah baku sebagai isyarat bagi warga. Memanggil warga untuk bergotong-royong dengan suara kulkul harus dibiasakan kembali," kata Bupati Kembang.

Bupati I Made Kembang Hartawan meminta masyarakat Kabupaten Jembrana, Bali untuk menghidupkan kembali tradisi memukul kentongan saat situasi darurat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |