jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Banjir luapan sungai kembali melumpuhkan jalur strategis Pantai Utara (Pantura) di Kabupaten Situbondo.
Material batu dan pasir yang terbawa arus deras menutup total badan jalan di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Rabu (21/1) malam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Situbondo sejak sore hari.
Tingginya debit air menyebabkan tanggul sungai dari kawasan pegunungan kembali jebol sehingga air bercampur material batu dan pasir meluap hingga ke jalan raya.
"Iya betul banjir yang membawa material batu dan pasir karena tanggul aliran sungai jebol lagi seperti tahun sebelumnya," kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono saat dikonfirmasi.
Luapan banjir tersebut menutup seluruh badan jalan raya Pantura yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali sehingga arus lalu lintas dari dua arah terhenti total.
"Kami mengimbau kepada pengguna jalan dari arah Surabaya maupun dari arah Banyuwangi putar balik atau menepi," kata Puriyono.
Hingga pukul 21.00 WIB, material batu dan pasir masih menumpuk di badan jalan sehingga kendaraan belum dapat melintas.



















































