jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan Jawa Timur melalui Cabdindik Surabaya-Sidoarjo menggelar pelatihan '7 Jurus BK Hebat' pada 31 Maret hingga 3 April 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan guru SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam membimbing siswa di tengah perubahan kurikulum dan perkembangan teknologi.
“Guru BK tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi harus mampu menjadi pencari solusi atas cita-cita siswa,” ujar Aries.
Dia menjelaskan peran guru Bimbingan Konseling kini semakin strategis dalam memetakan kondisi psikologis dan potensi siswa, baik akademik maupun non-akademik.
Program 7 Jurus BK Hebat meliputi mengenali potensi, mengelola emosi, menumbuhkan resiliensi, menjaga konsistensi, menjalin koneksi, kolaborasi, hingga menata situasi.
Aries juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung layanan BK, meski interaksi langsung tetap menjadi kunci utama.
“Masalah psikologis tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh teknologi,” tuturnya.
Selain itu, Dindik Jatim mulai menyosialisasikan pembatasan penggunaan gawai di sekolah guna meningkatkan konsentrasi belajar dan interaksi sosial siswa.


.jpeg)














































