Rawan Terkontaminasi, Tim SAR Longsor Cisarua Divaksinasi

2 hours ago 14

Rawan Terkontaminasi, Tim SAR Longsor Cisarua Divaksinasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tim SAR Gabungan dalam operasi pencarian korban tertimbun material longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - KBB - Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kelima.

Saat ini terhitung lebih dari 30 korban jiwa belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, Tim SAR Gabungan yang bertugas melakukan pencarian korban mulai mendapatkan suntikan vaksin dan pemberian vitamin.

Hal ini agar mereka terhindari dari berbagai macam virus atau bakteri yang disebabkan dari jenazah korban longsor.

"Kami dapat bantuan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) dan dinas kesehatan terkait kesehatan kondisi Tim SAR Gabungan. Artinya, ada vitamin, vaksin, diberikan dan ini sangat berarti untuk para pencari," kata Ade di lokasi bencana, Rabu (28/1).

Selain pemberian vaksin dan vitamin, tim kesehatan pun diterjunkan di setiap titik pencarian korban. Ini dilakukan demi mengantisipasi ketika ada pencari yang mengalami kurang sehat badan atau terjadi sesuatu saat mencari korban di Pasirlangu.

"Karena di lapangan ini ada potensi maka dari dinkes diterjunkan tim dokter atau kesehatan di setiap site pencarian sehingga ketika ada sesuatu bisa langsung turun membantu," tuturnya.

Perihal tenggat waktu pencarian korban, Ade mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat meminta agar dilakukan selama 14 hari.

Para petugas pencari korban longsor Cisarua KBB, dapat suntikan vaksin hingga vitamin agar terhindar dari berbagai macam virus dan bakteri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |