jpnn.com, JAKARTA - Gitar Yamaha menandai perjalanan 60 tahun dalam industri alat musik dengan rangkaian peluncuran produk, kolaborasi spesial, dan campaign kreatif.
Perayaan merefleksikan semangat Yamaha terhadap craftsmanship, inovasi teknologi, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan musisi.
Pada 1966, Yamaha merilis gitar akustik, gitar elektrik, dan ampli gitar pertamanya. Hari ini, Yamaha telah secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan banyak musisi di berbagai belahan dunia melintasi satu generasi gitaris ke generasi berikutnya.
Selama enam dekade, Yamaha telah membuat pencapaian teknologi penting dalam pembuatan gitar.
Beberapa di antaranya yakni Silent Guitar yang ringan dan portable, gitar TransAcoustic yang mampu mengeluarkan efek Reverb dan Chorus tanpa membutuhkan ampli atau efek tambahan, dan metode desain gitar itu sendiri yang melibatkan analisis akustik canggih yang dinamakan Acoustic Design untuk menentukan posisi rangka (bracing) pada gitar akustik dan desain rongga (chambering) untuk gitar elektrik.
"Kami kini sangat excited memperkenalkan program dan produk terbaru ini," kata Mr Hisayoshi Matsui, President Director of Yamaha Musik Indonesia Distributor saat Yamaha Guitars 60th Anniversary di Gatot Subroto, Jakarta pada Kamis (12/2).
Sebagai penanda enam dekade sarat pengalaman, Yamaha membuat dua model khusus edisi anniversary yaitu FG9 60th Anniversary dan Revstar RSP20B 60th Anniversary.
Untuk menandai Anniversary ke-60, gitar elektrik Revstar RSP20B 60th Anniversary memiliki hardware pilihan finishing mewah. Dibuat di Jepang, gitar ini menggunakan Locking Tuner Gotoh, Goldo Tremolo dengan logo khusus 60th Anniversary, nut yang terbuat dari tulang, dengan body dan neck yang diperkuat oleh karbon.



















































