jpnn.com - Suasana siang di lobi sebuah hotel, kawasan Serpong pada Selasa, 20 Januari 2026 merupakan momen istimewa.
Untuk pertama kalinya, penulis berjumpa dengan legenda musik gospel dunia, Ron Kenoly.
Pukul 13.45 WIB, pertemuan itu dimulai. Sambutan hangat dari timnya segera mencairkan segala jarak.
Hanya dalam hitungan menit, Kenoly yang karismatik—dengan rambut putih dan senyum yang menyejukkan—menyambut penulis untuk duduk di sampingnya.

Peneliti di Institute of Pacific Studies dan Dosen Hubungan Internasional UKI, Jakarta Laurens Ikinia (kanan) berjumpa dengan legenda musik gospel dunia, Ron Kenoly (posisi duduk) bersama timnya di sebuah hotel, kawasan Serpong pada Selasa, 20 Januari 2026. Foto: Source for JPNN.com
Pelukan yang spontan dan erat terasa seperti sebuah reuni antar keluarga yang lama terpisah, bukan sebuah pertemuan perdana. Seakan-akan kami sudah saling kenal baik lama.
Dialog pembuka dimulai dengan pertanyaan sederhana namun penuh makna dari pria berusia 81 tahun itu.






















































