jpnn.com - MOSKOW — Rusia menyebut negara anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ingin melemahkan dan mengendalikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova, negara anggota NATO telah lama berusaha melemahkan PBB dan menjadikan organisasi dunia itu sebagai instrumen di bawah kendali mereka.
"Mereka (NATO) memiliki rencana rahasia untuk PBB. Rencana itu sudah ada sejak lama, karena awalnya mereka pada dasarnya ingin membubarkan PBB. Mereka ingin PBB menjadi makin lemah," kata Zakharova kepada Radio Sputnik, Rabu (2/9).
Menurut dia, sekutu NATO benar-benar berupaya untuk melemahkan PBB dan membuat organisasi dunia tersebut menjadi kurang efektif dan berada di bawah kendali mereka.
"Artinya, menjadikannya (PBB) sebagai organisasi yang tidak mampu menyelesaikan masalah apa pun secara mandiri dan hanya dapat digunakan sebagai alat," ujar Zakharova.
Dia juga menegaskan negara-negara Barat tidak tertarik untuk memperkuat PBB, karena status universalnya merupakan tantangan.
Negara-negara Barat tidak berdiskusi tentang perlunya memperkuat PBB.
Mereka, lanjut Zakharova, bahkan tidak membayar iuran keanggotaan karena tak memerlukannya.






















































