Saat Emansipasi Berhenti di Retorika, Negara Harus Hadir Dalam Realitas

7 hours ago 16

Oleh: Septyarini, S.Si - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP PATRIA PMKRI) Periode 2025-2030

Saat Emansipasi Berhenti di Retorika, Negara Harus Hadir Dalam Realitas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP PATRIA PMKRI) Periode 2025-2030 Septyarini, S.Si. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Peringatan Hari Kartini setiap 21 April seharusnya tidak berhenti pada seremoni kebaya dan kutipan inspiratif R.A. Kartini.

Momentum ini menuntut refleksi kritis: sejauh mana negara dan masyarakat sungguh menghadirkan keadilan bagi perempuan Indonesia hari ini?

Bagi PATRIA (Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia) PMKRI yang berkomitmen mencetak kader berintegritas, profesional, dan berjiwa patriot, isu perempuan bukan sekadar agenda sosial, tetapi bagian dari tanggung jawab kebangsaan dan moral.

Emansipasi bukan hanya hak, melainkan prasyarat kemajuan bangsa.

Ketimpangan yang Masih Nyata

Di tengah narasi kemajuan, data menunjukkan situasi yang belum ideal:

  1. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berada di kisaran 53–55%, jauh di bawah laki-laki yang mencapai lebih dari 80%.
  2. Perempuan masih mendominasi sektor informal dengan perlindungan minim.
  3. Kasus kekerasan terhadap perempuan terus meningkat setiap tahun, dengan ribuan laporan tercatat oleh lembaga negara.
  4. Representasi perempuan di parlemen belum mencapai angka ideal 30%.

Masalah ini bukan sekadar statistik, tetapi mencerminkan kegagalan sistemik yang berasal dari kebijakan yang belum berpihak, budaya patriarki yang mengakar, hingga lemahnya implementasi hukum.

Emansipasi yang Terfragmentasi

Peringatan Hari Kartini setiap 21 April seharusnya tidak berhenti pada seremoni kebaya dan kutipan inspiratif R.A. Kartini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |