jatim.jpnn.com, GRESIK - Seorang pria asal Sampang, Madura berinisial D (33) ditangkap Unit Resmob Sat Reskrim Polres Gresik seusai melakukan percobaan penculikan disertai penyekapan terhadap dua karyawan di kawasan pergudangan Jalan Mayjend Sungkono, Gresik.
Aksi nekat itu dilakukan pelaku terhadap korban agar tidak dilaporkan ke pihak berwajib terkait aksi pencurian yang dilakukan olehnya.
Kanit Resmob Polres Gresik Ipda Andi Muh Asyraf menjelaskan insiden itu terjadi pada Sabtu (12/7).
Saat itu, korban berinisial TK dan FMA sedang beristirahat di mess pergudangan. Mereka curiga setelah mendapati pintu gudang yang seharusnya terkunci dalam keadaan terbuka.
Saat mendekati pintu gudang, kedua korban dikejutkan dengan keberadaan sebuah mobil mencurigakan berisi tiga pria bermasker. Tanpa sempat melarikan diri, keduanya dipaksa masuk ke dalam mobil dan dibawa kabur.
Mobil kemudian meninggalkan kawasan gudang dan berhenti di sekitar Tugu Pahlawan, Surabaya.
Di lokasi itu, FMA melarikan diri dan segera melapor ke Polres Gresik, sedangkan TK masih berada dalam kekuasaan para pelaku.
Menerima laporan tersebut, polisi langsung bergerak cepat. Dalam waktu singkat, satu dari tiga pelaku ditangkap di kediamannya di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.